Seandainya di bumi disediakan pos surat untuk Tuhan,aku
ingin menulis surat setiap hari untuk Tuhan.Banyak yang ingin aku ceritakan
denganNya meskipun Tuhan udah tahu terlebih dahulu apa yang bakalan aku
ceritakan.Tapi aku tetap mau ngirim surat setiap harinya,supaya Tuhan baca
tulisanku,dn aku ingin Tuhan membalas surtuku agar aku percaya Tuhan memng
ada.Aku memang hidup,tapi aku seperti mati.Aku mati didalam kehidupan.Tuhan
memberikanku nyawa dan udara sejuk yang aku hirup setiap harinya.Aku sangat
menikmati hal itu,udara mendinginkanku,mengelus lembut wajahku dan membisikkan
nada indah di telingaku.Aku tahu Tuhan baik,aku tahu Tuhan yang berikan itu
semua untuk aku dan itu salah satunya aku percaya Tuhan ga akan membiarkan aku
meneteskan air mata. Tuhan...aku mungkin tidak sanggup bertatap muka
denganMu,mungkin aku tida tahu apa isi surat yang Engkau balas untukku.Tuhan…aku
ingin berbagi cerita,Tuhan pernah bilang bahwa aku haram bertatap muka dengan
lawan jenisku,Tuhan juga bilang haram untukku bersentuhan dengan mereka.Tapi
kenapa Tuhan memberikanku perasaan?,kenapa Tuhan membiarkan aku terbawa oleh
perasaan itu?,perasaan itu indah Tuhan,perasaan itu perasaan sayang.Rasa sayang
itu Tuhan yang kasi ke aku kan?iya kan Tuhan?
Aku pernah bertanya:
“Apa Tuhan saat ini sedang marah?”
“apa Tuhan akan menghukumku jika perasaan itu tidak hilang?”
Aku rasa tidak,Tuhan ga bakal menghukumku,itu bukan hukuman
tapi ujian.Tuhan Cuma ingin menguji perasaanku.Tuhan memberikan perasaan agar
aku bias menjaganya dengan baik dan tidak melewati batas,Tuhan memberiku
perasaan indah sehingga aku bangga memiliki perasaan ini,tapi untuk siapa? Aku
tidak tahu pasti untuk siapa.Yang aku tahu untuk seseorang yang dberikan
perasaan oleh Tuhan yang sama seperti aku.Dan tugasku hanya mencoba menyatukan
perasaan-perasaan itu untuk membanguk keindahan dan Tuhan melihat dari kejauhan
denga tersenyum.Makasih Tuhan…perasaan ini indah,aku harap Tuhan baca tulisan
aku ini,aku tahu Tuhan sudah melihat tulisan ini tapi belum membacanya karena
Tuhan sudah tahu isinya.Aku tahu Tuhan tersenyum karna bangga aku bias menjaga
perasaan ini dengan baik,Tuhan…aku minta dekatkan perasaan ini dengan orang
yang dituju,Tuhan tau kan siapa orangnya?,aku tahu Tuhan gabakalan cerita
dengan siapa-siapa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar