Sabtu, 05 Mei 2012

Left and right are different


    Bakalan ngakak nih baca ini posting yang ini,kalian yang ngakak dan aku yang malu,Tapi gapapalah sesekali berbagi kemaluan (what?).Cerita antara kiri dan kanan yang berbeda.Aduh sumpahdeh malu banget banget bangeeeet.Kejadiannya jumat malam waktu mama nyuruh ke rumah makan pinggir jalan yang jaraknya engga jauh dari rumah.Dengan santai aku jalan sendirian dibalut dinginnya malam dan angin yang menari-nari.Sesampainya di rumah makan,aku mesan makanan yang dipesan mama,setelah itu aku duduk sambil ngelipat-lipat uang kertas yang aku pegang.Tiba-tiba uang yang aku lipat jatuh “sreeeep,eh jatuh” otomatis aku bergerak cepat untuk mengambil uang yang jatuh tadi,ga sengaja aku ngeliat sandal yang aku pakai,apaaaaaaaaaa! Ternyata aku pake sandal yang berbeda antara kiri dan kanan,bukan Cuma bentuk sendalnya aja yang beda tapi warna dan ukurannya juga berbeda (banget).Apa-apaan ini?,langsung speechless banget waktu itu.Kagetnya sama kaya ngeliat penampakan makhluk astral,seseram itu kan? Iya jelas sangat sangat seram.Situasi waktu itu sepi dan ga ada yang ngeliat kearah perbedaan sandal aku,tetap santai dan stay cool tapi aga panik,takut kalau dilihat orang ntar disangka ga waras.Dengan malunya aku sembunyikan kaki kanan ke bawah meja plus sandal sebelah kanan yang aku pake.Ya ampuuun mejanya terlalu tinggi,alas mejanya juga ga panjang ke bawah.Cuma nutupin separuh meja aja.Gawat segawat gawatnya,suasana mulai ramai,orang-orang berdatangan,akupun masih sibuk dengan aktifitas sendiri yang lumayan menguras energy,akupun mulai parno sendiri dan pura-pura gila.What should I do???,I dunno.Aku Cuma bias pasang muka ga berrdosa dan muka ga bersalah,untung aja karna situasinya malam hari jadi orang-orang sedikit mengabaikannya,tiba-tiba ada satu orang yang ngeliat  trus menghampiri sekilas,ngilu rasanyaaa.Apa lagi yang aku lakukan?step one,i was prayed to God.step two,I was disappeared my face from many people.Masih belum kepikiran apa yang mau dan apa yang harus dilakukan.Ciut banget rasanya kalo orang ngeliat ke arah bawah,kalau bias mengecil udah mengecil kaya iklan obat  penyamar luka,huffft.                                      Kapan makanannya selesai dimasak?ga lama kemudian juru masaknya bilang “mbak tadi mesan apa?” jleeeb!,udah nunggu 20 menit baru nanya pesanan aku apa.Ternyata juru masaknya baru mulai memasak.Ibu-ibu yang tadinya duduk dibelakang tiba-tiba pindah ke samping aku yang ga dihalangi meja,kenapa harus pindaaaah sih,ughrr.Kepanikan makin berlangsung,kapan ini selesai,kapan ini selesai dan kapan ini selesai?,Setelah berusaha keras menyembunyikan sandal dan kaki yang berbeda,akhirnya selesai juga pesanan aku tadi setelah mengalami rintangan bertubi-tubi (lebay).Teruss  gimana endingnya?gimana aku mau pulang  sedangkan orang lagi ramai-ramainya,mau berdiri trus jalan susaaaaah banget ngelakuinnya,pengen ngilang aja rasanya.Akhirnya dengan pede dan dengan tampang ga bersalah ku jalan sambil setengah lari dan orang-orang ngliatin ke arah bawah.Oke udah cukup malunya,thaks GOD,itu mungkin anugrah terindah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar