Bakalan ngakak nih baca ini posting yang ini,kalian yang
ngakak dan aku yang malu,Tapi gapapalah sesekali berbagi kemaluan (what?).Cerita
antara kiri dan kanan yang berbeda.Aduh sumpahdeh malu banget banget
bangeeeet.Kejadiannya jumat malam waktu mama nyuruh ke rumah makan pinggir
jalan yang jaraknya engga jauh dari rumah.Dengan santai aku jalan sendirian
dibalut dinginnya malam dan angin yang menari-nari.Sesampainya di rumah
makan,aku mesan makanan yang dipesan mama,setelah itu aku duduk sambil
ngelipat-lipat uang kertas yang aku pegang.Tiba-tiba uang yang aku lipat jatuh “sreeeep,eh
jatuh” otomatis aku bergerak cepat untuk mengambil uang yang jatuh tadi,ga
sengaja aku ngeliat sandal yang aku pakai,apaaaaaaaaaa! Ternyata aku pake sandal
yang berbeda antara kiri dan kanan,bukan Cuma bentuk sendalnya aja yang beda
tapi warna dan ukurannya juga berbeda (banget).Apa-apaan ini?,langsung
speechless banget waktu itu.Kagetnya sama kaya ngeliat penampakan makhluk
astral,seseram itu kan? Iya jelas sangat sangat seram.Situasi waktu itu sepi dan
ga ada yang ngeliat kearah perbedaan sandal aku,tetap santai dan stay cool tapi
aga panik,takut kalau dilihat orang ntar disangka ga waras.Dengan malunya aku
sembunyikan kaki kanan ke bawah meja plus sandal sebelah kanan yang aku pake.Ya
ampuuun mejanya terlalu tinggi,alas mejanya juga ga panjang ke bawah.Cuma nutupin
separuh meja aja.Gawat segawat gawatnya,suasana mulai ramai,orang-orang
berdatangan,akupun masih sibuk dengan aktifitas sendiri yang lumayan menguras energy,akupun
mulai parno sendiri dan pura-pura gila.What should I do???,I dunno.Aku Cuma bias
pasang muka ga berrdosa dan muka ga bersalah,untung aja karna situasinya malam
hari jadi orang-orang sedikit mengabaikannya,tiba-tiba ada satu orang yang
ngeliat trus menghampiri sekilas,ngilu
rasanyaaa.Apa lagi yang aku lakukan?step one,i was prayed to God.step two,I was
disappeared my face from many people.Masih belum kepikiran apa yang mau dan apa
yang harus dilakukan.Ciut banget rasanya kalo orang ngeliat ke arah bawah,kalau
bias mengecil udah mengecil kaya iklan obat penyamar luka,huffft. Kapan makanannya
selesai dimasak?ga lama kemudian juru masaknya bilang “mbak tadi mesan apa?”
jleeeb!,udah nunggu 20 menit baru nanya pesanan aku apa.Ternyata juru masaknya
baru mulai memasak.Ibu-ibu yang tadinya duduk dibelakang tiba-tiba pindah ke
samping aku yang ga dihalangi meja,kenapa harus pindaaaah sih,ughrr.Kepanikan
makin berlangsung,kapan ini selesai,kapan ini selesai dan kapan ini
selesai?,Setelah berusaha keras menyembunyikan sandal dan kaki yang
berbeda,akhirnya selesai juga pesanan aku tadi setelah mengalami rintangan
bertubi-tubi (lebay).Teruss gimana
endingnya?gimana aku mau pulang
sedangkan orang lagi ramai-ramainya,mau berdiri trus jalan susaaaaah
banget ngelakuinnya,pengen ngilang aja rasanya.Akhirnya dengan pede dan dengan
tampang ga bersalah ku jalan sambil setengah lari dan orang-orang ngliatin ke
arah bawah.Oke udah cukup malunya,thaks GOD,itu mungkin anugrah terindah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar